Donnerstag, 22. September 2011

[Marian] 39 Bulan


Ngebut, karena besok udah 40 bulan, hihihi.

Selama bulan Agustus, Marian ikut acara Kinderfreizeit, dari jam 07:30 - 12:30. Hitung-hitung latihan mau masuk TK di bulan September. Tahun ini temanya "Hellas - Die Griechen kommen."
Berhubung masuk grup usia paling kecil (dan memang paling muda juga), jadi ya nggak terlalu banyak berhubungan dengan tema sih. Kegiatannya ya menggambar, main (di dalam maupun di luar ruangan), nyanyi, dan menari.

Hari pertama, Mama sempat temani sebentar, kirain bakal 3 jam di situ, eh ternyata cuma setengah jam udah nggak perlu mamanya lagi, ya udah Mama dan Jason pun kabur. :-D
Hari kedua dan seterusnya sih Mama nggak perlu ikut-ikutan lagi. Cukup Papa yang antar dan jemput. Di hari terakhir malah mau sampai jam 17:00, dan makan siang pun di situ.

Setiap hari Kamis, ada Elternfest. Jadi para ortu diundang untuk lihat tarian dan nyanyian anak-anak, terus ada makan-makan (sosis dan roti, kue, salad). Di Elternfest minggu terakhir, Oma Ilse dan Opa Georg pun datang dan menyaksikan Marian menari (cieh, kesannya menari tunggal gitu, padahal sih nggak..., hihihi).

Bukannya mau GR atau gimana, tapi nyatanya Marian terkenal banget di situ. Para pengasuh bilang kalau Marian itu lucu dan menggemaskan banget, sekaligus kalau ngomong nggak berhenti. Marian bahkan nyiptain kata "Zänelpuhps" yang artinya entah apa, dan ini jadi trademark Marian di Freizeit. Setelah Freizeit berakhir pun, Marian masih suka disapa para pengasuh (bahkan dari grup lain) di jalan.
Mama cuma bisa mengartikan, Marian pintar bawa diri di luar. Nakalnya di dalam rumah ternyata dikhususkan untuk Papa dan Mama. :-D

Montag, 29. August 2011

[Jason] 10 Bulan



Anak Mama udah bisa tidur sendiri lagi! Lega banget deh, hahaha. Akhirnya berhasil juga tuh program belajar tidurnya. Sekarang sih tinggal taruh di tempat tidur terus nyanyiin 1 - 2 lagu, cium kening, terus tinggalin dalam keadaan bangun. Terus kalau pagi (biasanya sekitar jam 5 - 6) bangun minta nenen, setelahnya disuruh bobo lagi juga mau. :-D
Tengah malam juga kalau terbangun ya tidur lagi sendiri, nggak perlu Papa dan Mama lagi. Asyik deh, kayak pas masih kecil dulu.
Tapi untuk itu, perangnya minta ampun deh. Sempat di subuh ke-3, berpikir untuk menyerah, tapi Papa menyemangati. Siang hari pun susah karena Jason nggak mau bobo sendiri padahal ngantuk berat, jadinya sempat deh ketiduran di meja makan, atau di paha Mama, dada Papa, dan di karpet. But it's over now! :-D

Udah makin berani juga berdiri dan jalan tanpa pegangan. Bikin gemas deh, apalagi kalau pas ketawa dan 5 giginya kelihatan.
Sempat beberapa hari juga di Koblenz, dan otomatis jadi digendong dan diciumin Oma-Opa mulu. Oma Bärbel bilang, Jason itu anak kuat. Kalau diganggu koko, nggak langsung nangis (selama nggak ada Mama alias tempat mengadu), tapi kalau diganggu terus...ya balas.

Naik tangga juga udah ahli. Kalau lihat tangga langsung pengen naik, nggak mau digendong. Suka nyoba juga manjat-manjat, entah sofa, meja, atau kardus. Yang penting manjat.
Terus, kalau dilarang, suka marah. :))

Apa lagi ya? Udah mulai suka joget kalau dengar musik. Terus mulai pengen makan makanan Mama. Dikasih deh, coba-coba makan apel, wortel, zucchini, bonteng, pisang. Latihan gigit-gigit gitu, dan Jason pun senang. :-*

Donnerstag, 11. August 2011

[Jason] 9 Bulan



Posting di detik-detik terakhir lagi, hihihi.

Udah bisa apa aja nih anak bungsu Mama saat usia 8 hingga tepat 9 bulan? Bisa berdiri dan jalan a la kepiting alias merayap menyamping. Udah punya gigi juga, sepasang di gusi bawah. Merangkak juga udah cepat banget. Ketawanya tetap lebar dan lucu, kayak ketawa Mama pas bayi dulu, hihihi...

Tidurnya belum membaik tapinya, malah parah banget deh. Makanya pas liburan di peternakan di Schwarzwald, diadakan program latihan tidur. Wah parah banget, teriak-teriak sambil menangis abis-abisan. Sedih sih, tapi mau gimana lagi... Papa yang bertugas menenangkan Jason karena kalau Mama yang datang, malah makin histeris kalau nggak dapat nenen. Pas sakit bulan kemarin itu tuh, jadi terbiasa nenen mulu. Jason awalnya sama sekali nggak mau tidur. Berdiri terus dan menangis. Bahkan beberapa kali tertidur dalam posisi duduk. Setelah beberapa hari, baru deh terlihat hasilnya, jadi lumayan...walaupun tetap aja harus perang dulu kalau nyuruh Jason tidur, tapi Jason udah mulai bisa kembali tidur saat tengah malam terbangun.

Terus apa ya... Oh iya, udah mulai belajar naik tangga. :-D
Tentunya kalau nggak Papa ya Mama berdiri tepat di belakang Jason untuk jaga-jaga.
Jason juga makannya banyak dan lahap, kecuali pas mau tumbuh gigi itu. Saking banyaknya, Papa dan Mama sampai ngeri kalau perut Jason kekenyangan. Serba salah ya, kalau dikit makan dipermasalahkan, makannya banyak...malah ketakutan. :))

Dienstag, 26. Juli 2011

[Marian] 38 Bulan


Sebentar lagi harus gelar pesta 100 cm deh. Marian udah makin tinggi aja, nyaris 1 m.

Yang bikin sedih, makin lama Marian makin nakal, bandel, dan melawan. :-(
Nantang gitu ke Papa dan Mama, melakukan hal-hal yang dilarang dengan sengaja. Kalau dibilangin, malah lagi dan lagi dilakukan sedetik setelah dikasih tahu.
Terus masih suka mukul dan nendang Jason.

Belum lagi kata-kata yang dikeluarkan bikin kuping panas. Misalnya, "Saya pukul kamu sampai mati!" atau "Saya pipisin kamu sampai basah!"
Nggak tahu itu belajar dari mana...! Capek deh rasana ngasih tahu kalau kalimat-kalimat itu nggak pantas untuk diucapkan. Capek juga coba ngasih gambaran apa itu artinya mati, dan Papa-Mama sedih dan gusar mendengar Marian teriak-teriak gitu ke Jason.

Makan juga tetap nggak mau duduk diam. Kayak cacing kepanasan banget deh, plus ngoceh nggak ada abisnya. Belum lagi itu dengan mulut penuh, nyembur-nyembur dengan sengaja. Atau lempar-lempar makanan. Kalau udah gini nih, Mama naik pitam. Sakit gitu lho, lihat makanan digituin. Syukur banget kita masih punya makanan, nggak kayak orang-orang yang kelaparan.
Terus ya konsekuensi dari yang makan dijadiin mainan ya nggak ada makanan lagi, nah Marian pun ngamuk berat. Marah, teriak, mukul Papa dan/atau Mama.

Terus kacamata Papa juga bolak-balik diambil dan dilempar ke lantai. Padahal kan berapa bulan yang lalu, udah korban tuh satu kacamata Papa, rusak. Tapi ya itu, dihukum kayak apa, dimarahin kayak apa, tetap aja nggak belajar.

Dihukum time out juga nggak mempan. Diambil barang kesayangannya pun nggak mempan.
Rasanya tuh makan hati, sakit banget hati ini. Mama sering bertanya-tanya, ke mana perginya anak Mama yang manis itu?

Semoga aja dengan Marian bentar lagi masuk TK bisa membantu kita semua keluar dari situasi ini. Tadi Mama udah ngobrol sama guru Marian, dan dia janji akan bantu.

Montag, 11. Juli 2011

[Jason] 8 Bulan


Mumpung masih ada 3 hari sebelum Jason ganti bulan, buru-buru diapdet deh, hihihi.

Dari 7 bulan ke 8 bulan itu diwarnai oleh sakit. Tobat deh, 4 minggu berturut-turut! Diawali dari beberapa hari sebelum Koko Marian ultah, Jason meler gitu...tertular Koko. Belum selesai pileknya, ditambah batuk. Seminggu kemudian, mulailah demam. Karena waktu itu akhir minggu, jadinya dibawa ke RS (dokter tutup semua), dan ternyata...radang telinga. Dikasih antibiotik deh. Demam hilang, tapi masih aja tetap sakit. Seminggu setelah ke RS, harus ke RS lagi (lagi-lagi akhir minggu!) karena Jason demam lagi, sampai 39 °C lebih. Infeksi yang lain lagi, terkena virus Herpes yang menyebabkan Drei-Tage-Fieber yang umum menyerang anak-anak di bawah 2 tahun.

Efeknya apa? Ya Jason kurang tidur, Mama dan Papa juga. Terbangun dan nangis berkali-kali tengah malam, maunya nenen. Semalam itu bisa 5 kali nenen, gimana Mama nggak lemas? Makannya tentunya juga jadi jelek dan siang pun pengennya nemplok di dada Mama.
Jason juga jadi cranky, Mama nggak boleh pergi. Sama Papa digendong mau sih, asal ada Mama. Begitu Mamanya beranjak menjauh aja, udah langsung dikejar sambil nangis-nangis, nggak mau lagi digendong Papa. Pokoknya Mama harus ada di sisi Jason.

Tapi biarpun sakit gitu, Jason udah bisa merangkak, lho! Dan juga berdiri, hihihi. :-D
Terus...kalau nangis gitu, suka manggil-manggil Mama. Tapi kalau lagi senang sih nggak. =))

Sayang banget sama Koko, kelihatannya tuh tiap kali lihat Koko langsung heboh gitu pengen main. Tapi bukan berarti mau dipeluk-peluk Koko, lho. Kalau lagi nggak mood, Koko pun didorongr, hehehe.

Love you, Kiddo! :-*

Sonntag, 26. Juni 2011

[Marian] 36+


Semoga ke depannya nggak terjadi lagi, Mama lama nggak apdet blog, sampai 2 kali ulbul Marian pun terlewatkan. :-p

Mulai dengan ulbul yang 36, alias tepat 3 tahun. Dirayainnya 3 kali (nyaris 4 kali, kalau Opa Georg saat itu nggak di RS, hehehe):

sekali pas hari H-nya di Spielgruppe (nggak ada foto),
lalu siangnya makan mie, sesuai tradisi,lalu hari Kamis di Spielkreis,

dan hari Sabtunya bareng beberapa teman Marian: Michael dari Stuttgart, serta Daniel dan Franziska. Tentunya Tante Karen, Tante Lily dan Onkel Janni datang juga. :-D



Rasanya aneh, udah 3 tahun berlalu. Cepat banget rasanya. Semoga Marian tetap sehat dan terus tumbuh ya, Nak. Papa dan Mama cinta kamu. :-*




Terus di usia 37 bulan ini, Marian udah selesai dong masa Terrible Two-nya? Iya, dong! Udah selesai itu kontraknya. Tapi sekarang diperpanjang, dan ganti nama, Terrible Three. :))
Perbedaannya apa? Selain masih tetap mempertahankan "Neiiiiin! (Tidaaaak!)" dan "Ich will aber! (Tapi aku mau!)", sekarang ditambah dengan serangan "Warum? (Kenapa?)".
Suka ngadu juga. Misalnya, pas di mobil tuh, Marian teriak-teriak, terus Mama peringatkan, "Mariaaan..." Eh langsung deh ngadu, "Papa, die Mama hat nein gesagt. Warum hat sie so gesagt? (Papa, Mama bilang tidak. Kenapa dia bilang begitu?)"

Sisi lain, Marian mulai menunjukkan ketertarikan sama buku. Nggak ke semua buku. Ada beberapa buku yang kalau dibacain, Marian nggak tertarik. Tapi ada buku yang bisa menarik perhatian dan membuat Marian bertanya-tanya, misalnya...Die Kinderbibel yang sekarang jadi bacaan wajib sebelum Marian pergi tidur. :-)

Terus, bagaimana hubungan dengan Jason? Makin mesra dong? Oh tentu tidak! Mengingat sekarang Jason udah berkeliaran sendiri, rebut-rebut mainan Marian, tentu saja itu artinya perang saudara. =))
Makin disiksa aja tuh Jason.

Marian juga udah tahu banget kalau bulan September akan masuk TK. Kemarin ini Mama dapat undangan untuk menghadiri pertemuan ortu-guru (PMOG ya namanya, kalau nggak salah). Rasanya aneeeeeh banget! Perasaan baru berapa tahun kemarin nyerahin undangan gitu ke ortu, sekarang malah diri sendiri yang diundang. :-)

Montag, 16. Mai 2011

[Jason] 7 Bulan


Di usia 7 bulan, Jason itu anaknya anteng banget, nggak kayak cacing kepanasan. Terus nggak pernah marah, kalaupun kesal suaranya halus banget. Mau aja dipeluk-peluk dan diciumin terus. Nurut banget deh.

Nah, anak-anak...kalau suatu waktu kalian bertanya apa artinya "mimpi di siang bolong", contoh nyatanya itu tuh, paragraf di atas. :-D

Siapa itu yang dulu bilang, kalau Jason itu kebalikannya Koko Marian? Kalau Jason itu anteng? Eh, Mama juga yang ngomong ya? ;))
Ya tapi ada benarnya sih, pas bayi banget, Jason memang gitu. Tapi sekarang sih ya beda jauh banget. Kalau udah ngoceh tuh, keras banget. Apalagi kalau lagi 'ngobrol' sama Koko Marian, aduh kepala rasanya mau pecah deh. Kalah itu paduan suara burung kutilang.

Tangan juga nggak bisa diam, kaki samanya. Malah coba ya, pernah gitu pegang gelas minum pakai kaki. Terus, mana mau berbaring telentang dengan damai. Baru juga satu detik, langsung tengkurap dan berusaha ambil barang ini-itu. Belum bisa merangkak, tapi udah bisa bergerak. Biasanya sih mundur. Maju masih jarang-jarang. Jadinya rewel banget, marah-marah mulu kalau mau merangkak tapi belum bisa. Atau pas mundur-mundur terus mentok di bawah sofa. Atau mau ngambil mainan (Koko Marian), bukannya makin dekat malahan semakin jauh (ya iyalah, mundur gitu...!). Ngamuk deh... :-p

Senang banget kalau lihat Koko, dengar suara Koko juga. Langsung kepala itu celingukan sesuai arah Koko lari-lari. Kaki dan tangan pun heboh bergerak.
Terus tawa lebar pun mengembang kalau Koko ngelus rambut Jason. Mama malah merasa kalau Jason itu paling sayang ya sama Koko Marian. Kalau lihat Papa atau Mama, tawanya nggak seheboh kalau lihat Koko. Semoga tetap akur ya, kalian berdua. Tetap saling sayang sampai kalian dewasa nanti.
Sisi lain Jason udah aktif bergerak itu ya jadi harus waspada dan terus jaga...terutama jaga supaya Jason nggak merusak menara lego yang dibuat Koko Marian. Bisa perang dah. :))

Sejak 2 minggu ini Jason udah makan 2 kali sehari. Makan siangnya bubur kentang-wortel-daging sapi cincng. Makan malamnya bubur beras-ASI-buah pir. Harusnya sih makan malam itu pakai susu sapi, tapi karena Jason alergian jadi ya perah-perah deh tiap malam. Susu formula biasa juga Jason nggak bisa makan, cuma bisa susu formula khusus dari apotek. Tapi ya itu, rasanya pahit, jadi kemungkinannya Jason nggak suka. Nggak apa-apa, selama Mama masih punya ASI, ya kita pakai ASI aja ya, Nak.
Makannya tetap banyak, sekali makan ya sekitar 200 gram gitu. Gilanya, habis makan tetap aja nagih nenen. Alhasil, bukannya makin jarang menyusui, ini malah tetap aja. Bertambah malah, karena harus pompa ASI buat bubur malam. =))
Tapi...Jason mengurus. Nggak chubby lagi, sekarang.

Soal bubur malam itu, ada cerita yang nggak enak banget. Jadi, pas pertama kali makan bubur, dikasihnya tuh bubur gandum, atas saran DSA. Sebenarnya sih Mama udah punya perasaan nggak enak, makanya pas beli ya bukan cuma gandum aja, tapi juga milet yang aman dari glutein. Tapi DSA dan Papa bilang, cobain gandum. Ya sudah.
Jason makannya lahap banget. Tapi nggak lama kemudian...Jason nangis mulu, garuk-garuk muka dan kepala sampai merah. Terus mulai susah nafas. Dan 2 jam kemudian, Jason muntah. Pas Papa gantiin baju, ternyata dari kepala sampai ke kaki merah banget. Langsung deh lari ke Klinik Anak-Anak. Begitu dikasih obat, langsung baikan dan mulai jahil lagi.
Besoknya ya Mama langsung beli bubur beras. Kenapa nggak milet? Nggak tahu juga, mungkin karena Mama cari aman aja, karena di Indonesia kan semua anak makannya bubur beras. Syukurnya Jason nggak alergi sama beras. Kemarin itu Mama nemuin bubur beras whole wheat di toko organik, beli dah...dan Jason juga makan tanpa bermasalah. Miletnya buat bulan depan aja, buat makan sore. Soalnya Milet itu kandungan zat besinya lebih bagus daripada beras, jadi ya dicoba. :-D

Apa lagi, ya? Oh iya, sekarang Jason tidurnya udah bagus. Malam paling juga sekali bangunnya, biasanya sih menjelang subuh. Jadi dari jam 19:30 itu tidur aja. Kalau terbangun ya Jason udah bisa bobo sendiri lagi, nggak harus selalu emaknya setor ASI, kecuali sekali aja. Terus udah bisa bobo juga tanpa dibedong. Dan tanpa sarung tangan.
Walaupun masih suka garuk-garuk, tapi sarung tangan udah nggak bisa lagi dipakaikan. Jason cepat banget melepaskan sarung tangannya, soalnya. Lebih cepat daripada masanginnya, hehehe.

Masih suka mandi. Kalau lihat bak mandinya penuh, dia girang banget. Menikmati banget dia mandinya. Nggak nangis-nangis kalau dikeramasin, bahkan kalau air mengalir ke wajahnya pun dia cuek. Kecipak-kecipuknya sekarang heboh, tapinya, bikin lantai basah. Mungkin minggu depan nggak pakai bak kecil lagi deh, langsung aja di bawah pancuran, mengingat Jason udah suka duduk dan lumayan stabil gitu.

Sehat terus ya, Nak! Dan semoga cepat bisa merangkak. :-*